Friday, 11 April 2014

Hanya ada 8761 peneliti dari 240 juta penduduk indonesia..

Dari 240 juta penduduk indonesia hanya ada 8761 orang   peneliti yang bekerja secara penuh di lembaga penelitian di indonesia. walaupun indonesia tercatat memiliki GDP urutan no 16 di dunia. untuk urusan dana riset kita hanya urutan no 49.

Dibandingkan dengan jerman, indonesia memang sangat jauh tertinggal. dijerman setiap tahunnya ada sekitar 24.000 kandidat doktor yang melakukan riset dan 33.500 akademisi asing yang bekerja di pendidikan tinggi jerman. hal tersebut menjadikan jerman merupakan salahsatu negara produsen teknologi terbaik didunia.

Ekonomi dan teknologi jerman ditopang oleh kerjasama yang kuat antara sektor industri-lembaga penelitian dan akademisi. jerman memiliki inovasi yang baik dalam teknologi machinery elektronik dan industri kimia. saat ini tercatat lebih dari  90.000 orang peneiliti yang bekerja di bidang R&D di jerman. Jerman memproduksi mesin, perlatan elektronika dan bahan-bahan teknologi tinggi sebagai komoditas ekspornya. indonesia saat ini masih mengandalkan produk pertanian sebagai komoditas ekspornya. Jangan kaget jika pada tahun 2013 indonesia defisit US$ 1,11 miliar  pada perdagangan indonesia jerman,

jika indonesia ingin maju secara teknologi, sumber daya manusia, teknoprenuer dan lembaga penelitian yang harus diperkuat. energi,pangan, air, kesehatan dan transportasi merupakan masalah indonesia dimasa yang akan datang

Sedikitnya jumlah peneliti dan dana yang terbatas menjadikan kontribusi lembaga penelitian  di indonesia memang tidak terlihat tetapi tetap ada, mulai dari meningkatkan kuantitas dan kualitas waktu panen produk pertanian mulai dari beras dan sayuran, mendukung proses manufaktur di industri dan teknologi. barang-barang seperti roket, radar, pesawat tanpa awak, satelit mini serta bahan-bahan radiologi berawal dari lembaga penelitian. sulit rasanya jika kita menggantungkan barang-barang tersebut dari negara lain.


Membangun bangsa  mandiri adalah membangun bangsa yang menguasai teknologi, ekonomi dan ber ahlak baik. Saya berpikiri sebaiknya pemerintah mulai meningkatkan jumlah peneliti yang ada, meningkatkan kemampuan sdm yang telah ada. Indonesia akan menjadi bangsa yang baik, jika dipimpin oleh orang yang ber ilmu pengetahuan, cerdas dan berahalak baik.

Semoga allah selalu memberi rahmat bagi kita semua,
 11/4/2014

Data-data
1. pusbindiklat.lipi.go.id/pembinaan-peneliti/data-peneliti
2. http://www.research-in-germany.de/dachportal/en/Research-Landscape/Research-Organisations/Universities.html


No comments:

Post a Comment